You are currently browsing the monthly archive for November 2007.
Dikutip dari blognya mas priandoyo yang sangat menginspirasikan saya.
Tonny Says:
September 17, 2007 at 7:26 am
Meraih Kesejahteraan Finansial dengan Pendekatan Spiritual…..
Saya mendengar seorang ustadz, mencontohkan tentang seorang pengusaha sedang mengincar sebuah proyek. Biasanya dalam dunia bisnis, orang suka main sikut sana-sikut sini, menyogok, atau memakai uang pelicin. ”Sekarang gantilah sogokan Anda dengan membiayai seribu anak yatim piatu atau anak jalanan. Kalau kita boleh bergurau sama Allah, istilahnya kita menyogok-Nya. Insya Allah proyek itu gol. Karena Allah yang memiliki dunia dan seisinya, maka berharaplah dari-Nya, jangan dari manusia.”
Sekarang, kata dia, bayangkanlah keuntungan yang akan Anda dapatkan jika berhasil dalam suatu hal, maka langsung saja 2,5 persen disedekahkan di muka. ”Misalnya anda akan memperoleh seratus juta, maka sebelum memperoleh keuntungan itu, gelontorkanlah uang dari kocek anda sejumlah dua setengah juta rupiah untuk sedekah. Tidak besar, kan? Inilah contoh implementasi membangun usaha dengan spiritual,” paparnya.
Menurut saya rezeki bisa darimana saja… karena sebenarnya ini adalah wilayah yang ternyata kita juga tidak punya “hak prerogratif” untuk mengetahui jatah sebenarnya pada diri kita…maka tidak ada salahnya mencoba melibatkan-Nya ketika akan “memulai, berproses, dan setelah mendapatkannya”…entah proses itu adalah menjadi karyawan, wiraswasta, atau apapun itu… mohon maaf jika terlalu “fundamentalist”…mumpung Romadhon mas Anjar…
Bagaimana pendapat anda?
Bagaimana itu menikah, Apa saja yang harus disiapkan untuk menikah, Apa enaknya setelah menikah?
Dan karena saya sendiri belum nikah, jadi gak tau deh apa dan bagaimana menikah itu.. Mungkin banyak orang bilang yang penting dijalanin aja, untuk proses selanjutnya biar waktu yang menjawab. Mudah ya bilang gitu..
Mungkin temen-temen ada yang punya nasehat?
(diinspirasikan dari blognya mas priandoyo)
Dalam kebudayaan manapun, pernikahan selalu dikaitkan dengan kemakmuran dan kesejahteraan. Makanya tidak heran dalam jaman manapun pernikahan selalu dirayakan dengan meriah, penuh simbol kesejahteraan, kesetiaan dan panjang umur. Pernikahan selalu dianggap momen yang sakral yang bahkan dalam beberapa kebudayaan dianggap sebagai momen kedewasaan seseorang. dst (dikutip dari blog mas priandoyo).
Banyak orang yang bimbang dan ragu dengan pernikahan. Salah satu keraguan itu adalah tentang rezeki. Apalagi kalau sang suami kerjaannya cuma pegawai kecil-kecilan yang gajinya juga tipis (alias cuma cukup makan setiap hari n bayar kos). Bagaimana tidak ragu alias tidak tenang? karena kita akan merasa terbebani cicilan KPR, biaya pernikahan, biaya A, biaya B yang rumit.
Tapi menurut saya semua itu hanyalah pandangan kita saja, mengapa? karena memang kita belum menjalaninya, tapi kalau sudah menjalaninya insyaalah pasti kita akan diberi kemudahan dalam menjalani hidup dan rezeki pasti akan datang. Oya, istri itu kan juga rezeki, apalagi kalau sudah punya anak. Itu rezeki yang tidak ada bandingannya didunia ini.
Ada tanggapan dari pembaca?
SAP CRM (Customer Relationship Management) merupakan salah satu ERP yang sangat terkenal di dunia ERP. Sebenarnya tidak cuman sales yang ada disini. Ada 3 modul besar disini : Marketing, Sales, Service. Tapi untuk hari ini kita bahas dulu yang sales. Untuk prosesnya sendiri sangat panjang sebenarnya, tapi prosesnya bisa dikelompokkan menjadi :
1. Visit plan
2. Lead
3. Opportunity
4. Quotation
5. Contrack
6. Activation Order
Masing-masing step diatas mempunyai configurasi dan perlakuan sendiri-sendiri. Maaf saya gak akan menyebutin configurasinya karena bisa satu mingguan kalau harus diterangin. Sekilas aja ya :
1. Visit plan maksudnya dalam suatu proses pendekatan terhadap customer agar customer itu mau membeli barang dari kita.
2. Lead maksudnya setelah terjadi visit plan, kemungkinan suatu customer itu akan mempunyai suatu ketertarikan dengan barang yang kita tawarkan.
3. Opportunity maksudnya setelah terjadi ketertarikan, terjadilah suatu pendekatan ke customer tersebut. (Eh, jadi apa gak sih barangnya diorder..). Dan tidak lupa juga apakah ada ketersediaan barang dipihak kita lho.
4. Quotation maksudnya setelah memang bener tertarik tuh customer, kita sekarang harus buat proposal ke customer tersebut. Proposal berisi barang apa aja yang dipesan oleh customer tersebut.
5. Contract maksudnya berapa bulan masa garansinya, kapan barang itu dikirim.
6. Activation Order itu pengiriman barang ke customer. Selesai deh.. (Aslinya belum selesai prosesnya, masih panjang lagi..)
Untuk Aplikasi CRM ini, baru perusahaan besar yang mampu menggunainnya. Aplagi di indonesia yang merupakan negara yang masih berkembang. Di indonesia ini setahu saya baru 3 perusahaan yang memakainya yaitu Telkom, XL, Indosat. Dan dari ke3 perusahaan tersebut, investasi paling besar dikeluarkan oleh Indosat untuk pengaplikasian CRM dalam perusahaannya. dan nilainya berapa saya masih belum tau pasti, tapi yang pasti lebih M M Man lah..
Mungkin cukup segitu aja dulu ya.. And if you need the further information about CRM, just klik www.sap.com
